Home > Essay, Karya Ilmiah > Komunikasi Jarak Jauh

Komunikasi Jarak Jauh

Komunikasi adalah bagian terpenting dalam hidup setiap orang. Bagaimana tidak? Komunikasi membuat kunci dari sebuah proses sosialisasi. Komunikasi dapat membantu manusia dalam berhubungan dengan manusia lain. Ide-ide maupun fakta-fakta yang ditemukan seseorang pastinya akan disebarkan lewat proses ini. Tanpa komunikasi, manusia tidak akan bisa menyampaikan ide apa yang dimilikinya terhadap orang lain.

Proses komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Para ahli komunikasi menemukan beberapa model yang menunjukkan bagaimana proses komunikasi terjadi. Baik itu secara langsung, maupun menggunakan media lain. Contohnya model yang dikeluarkan oleh Aristoteles pada abad keempat sebelum masehi. Aristoteles menemukan teori Retorika pada saat bangsa Yunani kuno masih mengagungkan orang-orang yang pandai dalam berpidato. Dia menyatakan teori persuasifnya terdiri atas pembawa pesan (pembicara), isi pesan (pesan), dan orang-orang yang dituju (pendengar). Teori Retorika ini sangat bagus sebagai dasar dalam berpidato. Ada lagi model yang dikeluarkan oleh Shannon dan Weaver. Mereka menyebut modelnya sebagai The Mathematical Theory of Communication (Teori Matematis Komunikasi). Dalam modelnya ada lima hal yang perlu diperhatikan sebagai pendukung terjadinya proses komunikasi. Pesan diambil dari sumber informasi (Source) yang kemudian di-encode oleh pengirim (Sender) kemudian disampaikan melalui media (Channel) yang kemudian diterjemahkan oleh penerima (Receiver) hingga akhirnya sampai pada sasaran (Destination) tentunya dengan beberapa gangguan (Noise) yang mengambil andil sebagai sinyal tambahan yang tidak diperlukan dalam proses komunikasi (Shannon dan Weaver: 1949). Model ini sangat berguna untuk menunjukkan komunikasi dalam bentuk apapun, terutama komunikasi jarak jauh.

Berbicara tentang komunikasi jarak jauh, tentunya hal ini tak akan lepas dari yang namanya teknologi. Hal yang terus berkembang dari waktu ke waktu ini membawa perubahan dalam bidang komunikasi. Dari yang dulunya hanya dapat dilakukan secara langsung, kini dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Adanya teknologi perpesanan seperti telepon, SMS, surat elektronik atau e-mail, forum diskusi di internet, dan lain sebagainya memudahkan proses komunikasi tersebut. Tapi apakah teknologi-teknologi ini mampu membuat proses komunikasi menjadi lebih baik dibandingkan jika bertatap muka? Semua pasti ada kelebihan dan kelemahannya. Penulis akan mencoba meneliti lebih lanjut tentang efektifitas komunikasi jarak jauh menggunakan teknologi ini.

Komunikasi jarak jauh muncul pada abad pertengahan dengan ditemukannya surat. Surat digunakan oleh bangsa Persia yang digunakan sebagai pengiriman pesan yang terintegrasi pada abad keenam sebelum masehi (Lookd.com). Kemudian muncul cara pengiriman pesan jarak jauh menggunakan komunikasi telegrafi. Komunikasi jenis ini berkembang pada tahun 1794 di eropa dengan adanya bahasa semafor yang dikembangkan oleh seorang Prancis bernama Claude Chappe(Encyclopaedia Britannica). Kemudian Samuel F. B. Morse membuat eksperimen yang berhasil dengan menemukan telegraf elektrik (Wikipedia). Namun Morse mengakui telegraf elektrik pertama dibuat oleh Schilling (Morse: 1869). Berkembang dari telegraf, kemudian muncul teknologi-teknologi penyampaian pesan yang lainnya seperti munculnya telepon, telepon genggam, dan internet. Berbicara menggunakan telepon dan telepon genggam, menggunakan internet dalam menyampaikan pesan dalam bentuk e-mail, dan lain sebagainya.

Komunikasi jarak jauh tidak selalu dipandang bagus. Banyak kekurangan yang dimiliki oleh komunikasi jenis ini. Jika dilihat dari keseharian kita menggunakan teknologi-teknologi tersebut, pasti banyak gangguan yang kita dapatkan. Sebut saja contohnya jika kita menggunakan telepon. Sinyal yang tidak baik pasti akan membuat pembicaraan yang dilakukan di telepon menjadi tidak jelas dan pesan tidak akan tersampaikan. Begitu pula halnya saat menggunakan fasilitas internet, pasti banyak pula gangguan yang kita dapatkan. Sebut saja pada saat menggunakan modem internet, sinyal yang kita dapatkan terkadang tidak begitu kuat dan akan mengganggu proses komunikasi di internet. Sesuai dengan model Shannon dan Weaver, bahwa komunikasi tersebut pasti tidak lepas dari gangguan atau noise. Seperti yang disebutkan tadi diatas merupakan beberapa contoh dari noise yang dapat mengganggu proses komunikasi kita. Beberapa hal yang tidak diinginkan terjadi kadang bisa saja terjadi tanpa kita sadari.

Komunikasi jarak jauh memang bagus untuk orang yang tidak sempat untuk bertemu secara langsung. Namun komunikasi tersebut juga memiliki kekurangan yang dapat mengganggu proses komunikasi yang berlangsung. Semua proses tidak lepas dari yang namanya kekurangan. Tidak hanya komunikasi jarak jauh, terkadang komunikasi langsung juga tidak tersampaikan maksud pesannya.

Penulis ingin menekankan bahwa proses komunikasi tidak dibatasi pada komunikasi langsung. Komunikasi tidak langsung sangat memudahkan, namun tidak seefektif saat kita berkomunikasi secara langsung. Sekarang tergantung individu saja, bagaimana mereka memilih proses komunikasi yang sesuai dengan keinginan mereka.

 

Daftar Pustaka.

Encyclopaedia Britannica. Semaphore. http://www.britannica.com/EBchecked/topic/533828/semaphore. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2012

Lookd.com. Postal Service History. http://lookd.com/postal/history.html. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2012.

Morse, Samuel F. B. 1869. Examination of the Telegraphic Apparatus and the Processes in Telegraphy. Washington: Philp & Solomons, Booksellers.

Shannon, C., dan W. Weaver. 1949. The Mathematical Theory of Communication. Illinois: Urbana University of Illinois Press.

Wikipedia, the Free Encyclopedia. Rhetoric (Aristotle). http://en.wikipedia.org/wiki/Rhetoric_%28Aristotle%29. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2012.

Wikipedia, the Free Encyclopedia. Telegraphy. http://en.wikipedia.org/wiki/Telegraphy. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2012.

 

#BridgingCourse08

Categories: Essay, Karya Ilmiah Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: